Friday, March 28, 2008

DEBIAN IMUT DI DESKTOPKU

Dulu aku mengira orang-orang yang pakai Distro Debian itu orang-orang yang “advance linuxer” gitu..
Kayaknya aplikasinya buaaanyyaaaakkk… Instalernya aja sampe 3 DVD. Lhah isinya apa aja tuh..
So aku jadi males install, soalnya kebutuhanku udah bisa dipenuhi sama PC Linux OS 2007, trus waktu coba-coba belajar Gambas (Aplikasi pemrograman di Linux yang setara dengan Visual Basic). Aku jadi install Mandriva 2008, karena dapat installer Gambas yang lib-devel and databasenya untuk Mandriva 2008. Sampai sekarang PC di rumahku masih pakai itu.

Di tempat kerjaku, karena menggunakan LTSP, 1 Server digunakan 4 client, dan distro yang diinstall Debian, jadi ngikut pake Debian. Karena aplikasi yang aku pakai lebih sering yang berbasis grafik, aku gak ngerasain bedanya antara pindah dari PC Linux OS ke Debian. Cuman kalau biasanya pake “rpm” dan “urpmi” sebagai andalan sekarang udah gak lagi. Malahan “Synaptic Package Manager” nya lebih mudah digunakan kalau mau install aplikasi baru.

Aplikasi yang sering aku pakai sehari-hari :
Editing document –> Open Office
Web Browser –> Iceweasel yang dah dilengkapi denga Firebug and Web Developer di Toolsnya.
Web Design and Scripting –> Pakai Quanta Plus Web Development Environment, yang editornya aku setting background item biar nyaman dimata. Menurutku tampilan lebih asyik dari Bluefish Editor dan NVU. Cobain dech..
Chating –> Gaim
Mp3 Player –> XMMS
Editing Grafik and Foto –> The Gimp
Database Control Centre –> MySqlcc atau MySql Control Centre
Text Editor ringan —> Kwrite

Dan saya cukup puas dan merasa nyaman dengan aplikasi-aplikasi diatas.
Nah berarti pemakai Debian tuh gak harus “advandce linuxer” kan, aku yang masih belajar aja juga baik-baik saja tuh pake Debian, kalo di Konsole sich kebanyakan ngetik “sudo apache2ctl restart”.. ketahuan kalo bikin programnya sering erorr hihihi…
I love my Debian desktop.. Imut kan… kayak orangnya… :-D
Masih ragu untuk pakai Linux…????

Posted by Dhanie at 11:13:31 | Permalink | Comments (16)

Thursday, March 13, 2008

KERNEL PANIC! YANG BIKIN PANIK :-D

Di suatu pagi yang cerah (kejadiannya minggu lalu kalau nggak salah) jam 8 pagi aku masuk ke ruanganku dengan semangat yang seperti batrei habis di charge, full. Rencanaku aku pengen segera nyalain komputer and melanjutkan kerjaan yang kemaren. Terus waktu aku nyalain komputer..
Tha daaaa……… !!!! loading berhenti, ada pesan begini:

ERROR dhcpcd failed!
kernel panic - not syncing:
Attempted to kill init!

Duh… BT banget dech, soalnya aku gak tahu maksudnya :-D
Komputer di ruanganku menggunakan LTSP (Linux Terminal Server Project), 1 server dua client (rencananya akan ada 4 client). Menggunakan OS Debian 4.0 etch.
Eh tapi aku nggak ikut setting LTSPnya sich, tinggal pakai saja :-)
Yang error hanya komputerku saja anggap aja Client_1, komputer temenku Client_2 baik-baik saja.
Langkah pertama mengatasi ERROR diatas (biasanya aku emang suka trial and error, atau bahasa kerennya sok tahu hehehe…),
aku shutdown kumputerku, nyalain lagi, gak ada perubahan.
Langkah kedua, aku restart servernya nah client satunya malah error. Nah mulai panik… Soalnya disini kalau sebelum jam 11 “ladys only” di bagian lain sich ada cowok tapi gak tahu linux. Mau cari F1 kemana yach..?

Akhirnya aku nelp temenku yang pernah pakai LTSP, namanya Delfryanto… what must i do… Analisanya begini
Error diatas itu terjadi karena ip adress tidak terkirim, coba check kabel networknya connect apa nggak, kemudian coba tes kabel networknya ke client yang lain. Lihat juga di switchnya, lampunya nyala apa nggak.

Aku cabut kabel jaringan dari Client_1 kupindah ke Client_2, dan sebaliknya. Kemudian aku nyalain dua-duanya. Nah semua berjalan baik-baik aja. Kupikir tadi kabelnya aja yang kurang bener nancepnya. Terus aku kembalikan lagi seperti sedia kala (aku tukar lagi maksudnya), nyalain lagi…
Haiyah… error lagi… Cape’ dech…
Oke akhirnya kabel aku tukar lagi, mbulet banget ya… hehehe.. Dan bisa…!!!
Nah kenapa bisa begitu? masa cuman gara-gara tukeran kabel doang… Aneh.
Nah kadang, hal-hal seperti itu susah dijelaskan dengan logika.

Posted by Dhanie at 02:52:31 | Permalink | Comments (4)

Sunday, February 17, 2008

ROMI AFI DI WARNET LINUX PLAZA DHOHO KEDIRI..!!!

Warnet Pakai Linux

Hari ini aku lagi jalan-jalan di kota Kediri, tepatnya di Dhoho Plaza deket alun-alun kota Kediri. Nah pas makan di foodcourtnya di sebelah area foodcourt ada warnet. Akhirnya aku masuk dan nulis blog ini.
Ada lima komputer yang siap dipakai, pada saat aku masuk udah ada dua pelanggan lain yang lagi asyik ngenet juga, yang satu cowok, yang satu lagi bapak-bapak bersama putranya yang kelihatannya masih SD.
Saat aku nyalain komputer, aku disambut dengan loading logo zenwalk, ternyata warnet ini memakai Linux Zencafe. Kemudian aku mulai nanya-nanya ke pengelola warnet yang kemudian saya ketahui namanya mas Ferry.
Warnet ini sejak pertama buka sudah pakai Linux, sebelum memakai Zencafe sempat memakai Live Cd PC Linux OS. Pada awalnya memang user banyak yang nanya-nanya saat ngenet, tapi lama-lama user terbiasa juga memakai Linux. Karena pada dasarnya pada saat browsing kan sama saja, yang berbeda adalah saat mau menyimpan, mendownload, dan sudah pasti aplikasi yang dipakai berbeda, misal office, messenger, grafik dsb.
Warnet ini lumayan rame loh, selama saya berada disini, komputernya terpakai terus, apalagi mas Ferry selalu mendampingi user yang baru datang, kali aja belum familiar dengan Linux dan butuh bantuan. Jadi biarpun memakai Linux, warnet ini sepertinya tidak mengalami kendala dalam pengoperasiannya. Bisnis terus jalan dan tidak perlu was-was bila ada pemeriksaan software bajakan.

Romi Afi

Saat lagi asyik, tiba-tiba ada kegaduhan di dalam warnet, ada cowok keren yang masuk, pakai headset dan langsung difoto-foto di dalam warnet. Yang motret banyak bo.. kayak wartawan gitu, lebih dari 3 kan banyak ya..??? :-)
Aku bertanya-tanya dalam hati, sapa sich..? nanya ke sebelahku “sapa sich..?” dia menggeleng. Akhirnya sesi foto-foto berakhir, kuliat-liat cowoknya, perasaan emang pernah lihat sich.. tapi siapa?
Setengah jam kemudian kegaduhan terjadi lagi, ada foto-foto lagi, kali ini foto bersama dengan fans cewek, beberapa orang yang sepertinya panitia. Dan aku belum tahu siapa dia… :-D
Setelah dia keluar, orang di sebelahku bilang “Itu kan Romi Afi.. Aku baru inget namanya.”
Nah lho.. masa aku yang cewek kok gak tahu ya kalau itu Romi Afi. Rupanya dia mengisi acara di dalam Plaza Dhoho karena waktu aku naik tadi sepertinya ada lomba karaoke di lantai bawah.
Jadi Romi Afi ke warnet Linux gak main internet? Ya enggak, wong dia cuman numpang foto-foto doang kok.. hehehe..

Ini adalah foto Romi Afi bersama Mas Ferry (Pengelola Warnet di Dhoho Plaza-Kediri)

Posted by Dhanie at 08:20:13 | Permalink | Comments (6)